Untuk putriku nanti

UNTUK PUTRIKU NANTI
Tak ingin kau jadi tanganku
Tak ingin kau jadi kakiku
Ku ingin kau jadi daun
Yang ku junjung ke atas
Di bawah akar-akar kepribadianku

Memandangmu nun hijau
Diterpa cahaya kehidupan;
Menunduk dan memanggut
Berbahagia saat memekar cita-cita;
Memanggut saat dipersunting si Pipit

Saat kau gugur, ku berharap
Kau dapat menemukan akar-akarku di bawah sana
Yang senantiasa mengharumi sekitar kekohonanku
Dan kau belajar tumbuh sendiri sepertiku

Jika pun kau kering,
Tak kan lah bumi mentertawakanmu
Karena kau terlahir di atas suci
Dari keruhnya hidup ini.




Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dunia aral